Eksklusivitas Keselamatan dalam Yohanes 14:6: Analisis Eksegetis dan Implikasinya terhadap Doktrin Soteriologi Kristen
DOI:
https://doi.org/10.2222/h803vs07Kata Kunci:
Yohanes 14:6; keselamatan; soteriologi; eksegesis; Kristus; pluralisme agama.Abstrak
Abstrak
Pluralisme agama, inklusivisme, dan relativisme kebenaran telah memunculkan perdebatan mengenai eksklusivitas keselamatan dalam kekristenan, khususnya terhadap makna Yohanes 14:6. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna eksegetis Yohanes 14:6 dalam teks Yunani serta mengkaji implikasinya terhadap doktrin soteriologi Kristen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data primer berasal dari teks Yunani Yohanes 14:6, sedangkan data sekunder diperoleh dari komentar Alkitab, buku teologi, kamus leksikal, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan melalui pendekatan historis-gramatikal dengan mengkaji aspek leksikal, sintaksis, dan konteks literer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa Ἐγώ εἰμι menegaskan keilahian Yesus, sedangkan struktur gramatikal Yohanes 14:6 menunjukkan bahwa Kristus merupakan satu-satunya jalan menuju Bapa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksklusivitas Kristus merupakan eksklusivitas soteriologis yang berakar pada identitas dan karya-Nya, sehingga menjadi dasar doktrin keselamatan, apologetika, serta pemberitaan Injil secara kontekstual di tengah masyarakat plural.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lumina Fidei

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



